RSS

Artikel


 Narkoba
 



Apa yang disebut NARKOBA
Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis Narkotika adalah :
  • Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
  • Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
  • Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:
  • Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Alis Diethylamide), dsb.
  • Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistim syaraf pusat, seperti:
  • Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether, dsb.
Jenis Narkoba menurut efeknya
Dari efeknya, narkoba bisa dibedakan menjadi tiga:
  1. Depresan, yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Jenis narkoba depresan antara lain opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw.
  2. Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Jenis stimulan: Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.
  3. Halusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.
Penyalahgunaan Narkoba
Kebanyakan zat dalam narkoba sebenarnya digunakan untuk pengobatan dan penefitian. Tetapi karena berbagai alasan – mulai dari keinginan untuk coba-coba, ikut trend/gaya, lambang status sosial, ingin melupakan persoalan, dll. – maka narkoba kemudian disalahgunakan. Penggunaan terus menerus dan berianjut akan menyebabkan ketergantungan atau dependensi, disebut juga kecanduan.
Tingkatan penyalahgunaan biasanya sebagai berikut:
  1. coba-coba
  2. senang-senang
  3. menggunakan pada saat atau keadaan tertentu
  4. penyalahgunaan
  5. ketergantungan
Dampak penyalahgunaan Narkoba
Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.
Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.
Dampak Fisik:
  1. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi
  2. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah
  3. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim
  4. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru
  5. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur
  6. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual
  7. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)
  8. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya
  9. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian
Dampak Psikis:
  1. Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
  2. Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
  3. Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
  4. Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
  5. Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri
Dampak Sosial:
  1. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan
  2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga
  3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram
Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.
Bahaya bagi Remaja
Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya.
Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja.
Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.
Apa yang masih bisa dilakukan?
Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Ada tiga tingkat intervensi, yaitu
  1. Primer, sebelum penyalahgunaan terjadi, biasanya dalam bentuk pendidikan, penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba, pendekatan melalui keluarga, dll. Instansi pemerintah, seperti halnya BKKBN, lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga.
  2. Sekunder, pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (treatment). Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 – 3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental, dan Fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik, antara 1 – 3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap.
  3. Tertier, yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalam proses penyembuhan. Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi, antara 3-12 bulan, untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat, dan Fase sosialiasi dalam masyarakat, agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling, membuat kelompok-kelompok dukungan, mengembangkan kegiatan alternatif, dll.

TIPS


Tips dan Cara Mencari Peluang Bisnis



Tips 1 . Cari peluang usaha dengan bantuan mbah Google
Semakin banyak blog atau website termasuk punya saya ini yang mengulas berbagai macam peluang usaha yang bisa dilakukan baik moda kecil sampai modal yang cukup besar, silakan cari informasinya dari berbagai macam sumber yang ada di internet, saring dan coba perhatikan apakah bisa anda lakukan saat ini dengan modal tenaga pikiran dan finansial anda sekarang.

Tps 2 . Membaca Peluang Usaha dengan bermain ke Toko Buku

Tidak dipungkiri lagi bahwa buku salah satu jendela ilmu yang bisa memuat berbagai informasi yang ditulis oleh seseorang. Saat ini sudah banyak buku yang temanya tentang kewirausahaan, berbisnis dan menangkap berbagai peluang usaha yang dengan mudah biasanya dapat kita lakukan. Cobalah maen ke toko buku dan biasanya ada buku yang suda dibuka segelnya sehingga anda bisa membaca terebih dahulu seblum membelinya. Manfaatkan kiat ini untuk menambah wawasan kita mengenai berbagai peluang usaha yang kemungkinan ada disekitar kita.

Tips 3. Gali Peluang Usaha dari para pelaku

Coba perhatikan dilingkungan anda apakah ada seorang wirausahawan yang sukses? setidaknya bisnisnya jalan kontinyu dan lancar, atau bahkan yang jatuh bangun merintis usaha dan belum berhasil juga. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali ilmu usaha bisnis mereka entah itu kesuksesan atau bahkan kegagalan yang mereka alami. Anda tidak harus bertanya detail mengenai seluk beluk bisnis mereka karenabiasanya mereka jarang membukanya hehehe… namun cobalah mendengarkan dan bertanya tentang kiat kiat merintis, menjalankan sampai bertahan dari terpaan kegagalan ditengah menjalankan usaha bisnis mereka. Ini salah satu metode untuk menggali dan menimbulkan rasa semangat anda dalam mencari peluang usaha nantinya.

Tips 4. Analisa Ketiganya

JIka ketiga metode diatas pernah anda lakukan setidaknya satu saja dari ketiga hal tersebut, sebaiknya anda harus menganalisanya terlebih dahulu tidak langusng ditelan mentah mentah dalam artian, sesuaikan juga dengan kemampuan anda secara modal finansial dan juga tenaga serta pikiran anda. Peluang usaha mungkin akan banyak anda jumpai namun belum tentu semuanya cocok bukan? perhatikan dan saring baik baik berbagai jenis peluang usaha tersebut dan manfaatkan kesempatan dengan sebaik baiknya. Selain itu kembangkan juga setiap peluang usaha yang anda temukan dengan berbagai ide kreatif, misalnya berjualan pulsa tidak seperti biasanya tapi dengan cara berbeda seperti yang ada di blog ini. Kreatifitas akan mengantarkan sebuah peluang usaha menjadi usaha bisnis yang lain daripada yang lain tampil lebih unik dan tampil beda tentunya.

Sumber: 
http://wira-usaha-mandiri.blogspot.com/2012/04/cara-mencari-peluang-usaha.html

Artikel Negara Maju

ARTIKEL NEGARA MAJU

Negara-negara di dunia ini ada yang tergolong negara maju dan negara berkembang. Karakteristik negara maju akan kami simak dengan lengkap disini. Langsung saja kita simak selengkapnya :

1. Pengertian Negara Maju
Negara maju adalah negara yang menikmati standar hidup relatif tinggi melalui pemerataan kemajuan tekhnologi dan ekonomi. Penduduk di negara maju memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi. Istilah negara maju (developed country atau advanced country) digunakan untuk mengelompokkan negara-negara yang maju secara ekonomi. Sektor industri ketiga (jasa seperti distribusi barang) dan sektor industri keempat (bisnis jasa atau service seperti bisnis informasi dan komunikasi) yang bersifat intelektual mendominasi kegiatan ekonominya.

2. Ciri-Ciri Negara Maju
Indikator negara maju meliputi indikator di bidang ekonomi, kependudukan, kesehatan, dan teknologi.
a. Bidang Ekonomi
Beberapa indikator ekonomi negara maju sebagai berikut.
1. Pendapatan Per Kapita Tinggi
Negara-negara maju memiliki pendapatan per kapita tinggi karena mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya ekonominya. Negara-negara maju mampu meningkatkan dan memeratakan pendapatannya. Dengan pendapatan per kapita yang tinggi, penduduk di negara maju dapat mencukupi kebutuhan hidup secara layak.
2. Kegiatan Utama Penduduk di Sektor Industri dan Jasa
Kegiatan utama ekonomi sebagian besar penduduk negara maju berada di sektor industri dan jasa. Sektor pertanian dikembangkan dengan teknologi canggih sehingga lebih produktif dan menghasilkan produk berkualitas.
3. Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Kemajuan suatu negara ditentukan oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya manusia yang berkualitas di negara-negara maju mampu mengolah sumber daya alam yang dimilikinya secara efisien. Mereka memanfaatkan teknologi modern dalam pengolahan sumber daya alam untuk kebutuhan masa sekarang dan yang akan datang.
4. Ketersediaan Modal
Di negara-negara maju pembentukan modal berlangsung secara efektif dan cepat. Tingginya pendapatan per kapita menyebabkan penduduk mampu menabung dan melakukan investasi. Berbeda dengan kondisi di negara berkembang, sebagian besar penduduknya berpendapatan kecil.
b. Keadaan Penduduk
Penduduk di negara-negara maju memiliki tingkat kesejahteraan yang tinggi. Hal ini berkaitan dengan tingkat pendapatan per kapita penduduk yang tinggi. Di negara-negara maju tingkat kemiskinan lebih rendah dibandingkan dengan tingkat kemiskinan di negara berkembang. Sebagian besar negara maju memiliki pertumbuhan penduduk yang sangat rendah. Rata-rata pertumbuhan penduduknya kurang dari satu persen.
c. Tingkat pengangguran
Presentase pengangguran di negara maju lebih rendah dibandingkan dengan negara berkembang. Di negara maju jumlah lapangan kerja tersedia banyak. Sektor industri dan jasa merupakan sektor usaha yang menyerap sebagian besar tenaga kerja. Hal ini menyebabkan pendapatan per kapita penduduk semakin tinggi.
d. tingkat kesehatan
Negara-negara maju memiliki tingkat kesehatan yang tinggi. Hal itu ditunjukkan oleh angka usia harapan hidup penduduk yang tinggi dan angka kematian bayi yang rendah. Kemajuan di bidang kedokteran di negara maju menunjang peningkatan kesehatan penduduknya.
e. Penguasaan Teknologi
Kemajuan teknologi dan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas di negara maju mampu meningkatkan efisiensi kerja dan menghasilkan produk berkualitas. Pemanfaatan teknologi informasi canggih di negara maju membuat dunia seolah tanpa jarak dan batas.

sumber : http://hedisasrawan.blogspot.com/2012/06/negara-maju-artikel-lengkap.html

ARTI HIDUP


ARTI HIDUP

Panggil saja nama saya Nessa. Saya seorang mahasiswi salah satu universitas swasta di Jakarta. Pagi hari ketika saya sedang bangun dari tidur, saya mendegar suara pintu yang terbuka, “siapa?? Sapa saya “  saya bergegas menghampiri pintu itu , ohh ternyata kakak , “dek, ayah kena stroke sekarang dirumah sakit “ , jantung saya terasa mau lepas , air mata saya tak terasa jatuh , tak tau lagi apa yang harus saya lakukan saat itu, pagi yang mencekam dan kelabu untuk saya . Saya pun bergegas mandi dan menuju rumah sakit tempat ayah saya dirawat .
Tepat siang hari, saya pun tiba dirumah sakit, dan lagi-lagi saya tidak bisa menahan airmata saya,saya melihat ibu disamping ayah, dia begitu tegar. Bibir ayah sudah bengkok seperti orang stroke, mata nya memar entah kena apa, dia sempat gegar otak ringan sehingga tidak ingat siapa anggota keluarganya, saya pun menghampirinya “ yah, ini aku nessa, cepet sembuh ayah “ sambil kucium pipinya . Ternyata ayah jatuh dikamar kata ibu, dari jam 3 pagi, jam 8 pagi ayah baru bisa dibawa kerumah sakit itupun karna pintu kamar didobrak (dihancurin). Saya memang tidak tinggal bersama kedua orangtua saya, saya tinggal berdua denggan kakak saya,sehingga saya tidak tahu apa yang terjadi,begitupun dengan ibu semalam ibu menginap,dan tidur dengan saya sehingga ibu pun tidak tahu kalau ayah jatuh.
Keadaan ayah mulai membaik, ayah sudah diperbolehkan pulang setelah mengikuti scan otak dan pengobatan yang harus dilakukan. Ayah itu orangnya kuat, semangatnya buat sembuh luar biasa, kaki kiri dan tangan kanannya sudah kaku, harus banyak terapi menggerakan anggota tubuh yang kaku agar otot-ototnya tidak kaku. Selesai solat magrib, saya pun menggaji, tiba-tiba ayah manggil , “dek kesini, ngajinya dekat ayah aja ayah mau dengar “ ujar ayah, sayapun menghampirinya dan mengaji didepannya. Saya menahan air mata saya jatuh, dalam hati saya berucap “yaa Allah cobaan Mu begitu berat, saya tidak tega melihat ayah, sembuhkan dia yaa Allah jagan bikin dia tersiksa”.
Saya merenung dalam gelapnya malam, saya butuh sekali teman cerita tetapi saya tidak pernah mendapatkan itu. Tepat tengah malam, jantung ayah berdetak kencang, keringat dingin,saya pun panik beserta ibu dan kaka. Kita langsung membawanya kerumah sakit, ditengah perjalanan , ayah “ dee, kuliah yang benar,jaga diri jagain ibu, ayah udah ga kuat “ sayapun menagis sekejar-kejarnya “ayah apaan sih, jangan ngomong gtu” ucap saya. Sesampainya dirumah sakit, saya bersyukur ayah dapat diselamatkan, hanya saja keadaannya lemah.
Saya benar-benar merasa sendiri saat itu, tidak ada teman yang memberi semangat, saya sering berfikir, kemana teman-teman dekat saya,ketika saya susah mereka tidak peduli,itu yang namanya temen, tapi yasudahlah masih banyak hal yang jauh lebih penting yang harus saya pikirkan. Saya lupakan sejenak tentang teman, saya fokus kepada ayah dah kuliah . Siang hari saya mengobrol banyak dengan kakak, saya menangis tetapi dia malah memarahi saya “ ngapain nangis terus, nangis itu ga akan bikin masalah selesai, kamu tuh harus dewasa dan belajar apa arti hidup “ ucap kakak .Serentak saya pun menghentikan tangisan saya dan mulai berfikir dari kata-kata itu . “Arti hidup “ yaaa arti hidup , Allah ga akan member cobaan diluar batas kemampuan umatnya kan, jadi percaya saya dapat melewati ini dan semua selalu ada hikmah.
Ayah sudah boleh pulang kembali kerumah, tetapi saat ini keadaan ayah jauh lebih buruk, semua anggota badannya sudah kaku. Siang hari tepat hari minggu , saya pamitan kepada ayah dan ibu untuk pulang kekostan, saya mencium pipi ayah, “ kapan pulang? “ ucap ayah , “ nati yah aku pulang jumat “ jawabku. Hal itu rutin saya lakukan ketika saya akan pulang kekostan . Saya pun pergi meninggalkan rumah untuk pulang kekostan dengan gafi . Gafi ini teman dekat saya , kami beda kampus tetapi sering sekali dia menemani saya dan mengantar saya pulang .
Tepat malam hari saya ditelepon oleh sepupu saya, “ dee lagi apa disana, disini rame banget lagi pada kumpul “ sapanya. Rupanya sepupuku sedang dirumahku , “ lagi duduk aja , pengen pulang deh tapi masih ada kuliah “ jawabku. Entah kenpa perasaan saya saat itu ingin sekali pulang . Tengah malam saya terbangun , saya mimpi ayah meninggal dan dikafani , saya memang sering sekali mimpi buruk belakangan ini. Siang hari saya menanyakan keadaan ayah kepada kaka dan saya menceritakan mimpi saya , syukur alhamdulilah ayah baik-baik saja .
Telepon saya berdering, saya lihat jam baru jam dua dini hari, entah siapa yang telepon karna nomor itu tidak tercantum di hp saya, “ hallo “ jawab saya , “ dek, ini kakak, kakak di depan kostan kamu nih, turun doong kita pulang yah, ayah pengen ketemu sama kamu “ ucap kakak, “ malam-malam gini ka, besok aku kuliah,pulang kuliah aku pulang deh “ jawab ku , “ ga bisa de, ayah pengen ketemu sekarang,besok izin aja “ ucap kakak . Saya tutup teleponnya , saya mulai curiga, entah apa lagi yang terjadi sama ayah, tetapi saya terus berfikir positif .
Saya pun menemui kaka yang sudah menunggu dimobil, saya pulang dengan menggunakan baju tidur dan selimut yang saya bawa, saya tidak berani menanyakan apa yang terjadi degan ayah, kakapun diam, dia hanya membawa mobilnya melaju dengan cepat, saya pun menghubungi gafi dan menceritakan apa yang terjadi, dia mulai menenangkan saya, dan saya pun mulai belajar tenang dan berfikir semua akan baik-baik saja. Dua jam lebih berlalu dan sayapun tiba dirumah , begitu kaget nya saya melihat banyak orang mengji , pikiran saya pun mulai kacau, serentak saya memikirkan apa yang terjadi dengan ayah. Yaaa dugaan saya benar, ayah meninggal, innalilahi wainna illahi rojiun , saya melihat ibu menangis di depan jenazah ayah, saya pun menangis kejar melihatnya .
Saya buka perlahan penutup wajahnya , saya peluk erat tubuhnya, saya cium pipinya , “ayah maafin aku” ucapku . Menyesal rasanya tidak ada disampingnya saat-saat terakhir, menyesal rasanya tidak mengikuti apa kata hati, kalau saja waktu itu saya pulang mungkin saya masih bisa bertemu untuk terakhir kalinya.Saya mengaji di depan jenazahnya, itukah yang ayah mau mengaji didepannya, saya mengatar jenazah ayah hingga liang kubur , dan mulai menenangkan ibu yang mungkin jauh lebih sedih daripada saya. Gafi selalu memberi semangat kepada saya, dia mau mendengarkan semua cerita saya, saya bersyukur mempunyai teman dekat seperti dia, saya mulai mengerti apa arti hidup ini , dan saya menerimanya dengan ikhlas , Allah memang menggambil orang yang saya sayang yaitu ayah , tetapi Allah memberi orang yang untuk saya sayang yaitu gafi.